Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2023

Tips Tidak Pisah Dari Rombongan Umroh atau Haji

Tips Tidak Pisah Dari Rombongan Umroh atau Haji Tips Tidak Pisah Dari Rombongan Umroh atau Haji.  Pada saat pelaksanaan ibadah umroh atau haji di Masjidil Haram, para jamaah seringkali terpisah dan tertinggal dari rombongan, yang akhirnya tersesat, kebingungan apa yang harus dilakukan. Saat ibadah umroh atau haji, umat muslim dari berbagai penjuru dunia menuju satu titik, yaitu Masjidil Haram di Makkah. Terpisah dari rombongan sangat mungkin terjadi, jika sudah terpisah dari rombongan yang terjadi adalah kebingungan berujung hilang kontak dengan rombongan. Jika sudah terpisah, selain repot untuk diri sendiri, juga akan merepotkan peserta lainnya, juga para petugas pendampingnya. Sebaiknya ikuti petunjuk-petunjuk yang dibeikan petugas pendamping berikut : 1 .    Membawa Identitas. Sebelum berangkat dari hotel tempat menginap, jamaah mesti memastikan diri membawa identitas berupa gelang, kartu identitas, paspor, alamat hotel, atau perlengkapan lain ...

Royal Clock Tower, “Big Ben” nya Saudia Arab

  Royal Clock Tower, “Big Ben” nya Saudia Arab Royal Clock Tower, “Big Ben” nya Saudia Arab.  Menara Abraj Al Bait atau Kompleks Abraj Al Bait adalah sebuah kompleks bangunan yang terletak di Kota Mekkah, Arab Saudi. Kompleks bangunan ini dirancang oleh para arsitek dari Dar Al Handasah Architects dan pelaksanaan pembangunannya dilakukan oleh Saudi Binladin Group. Lokasi menara ini berada di seberang jalan Masjidil Haram, salah satu masjid suci umat Islam. Kompleks Abraj Al Bait dibangun untuk menampung para jamaah Haji yang semakin banyak datang ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji. Bisnis perhotelan yang semakin lama menjadi berkembang di kota ini juga tak terlepas dari banyaknya jamaah haji ini. Selain itu, Menara Abraj Al Bait ini juga dirancang untuk mampu menampung sampai dengan 10.000 orang. Struktur dan konstruksi bangunan Di kompleks ini terdapat tujuh menara dengan satu menara yang dinamakan ...

Buat Yang Belum Aqiqah

  Buat Yang Belum Aqiqah ARTIKEL ,  SEPUTAR AQIQAH · 07/06/2023 Buat Yang Belum Aqiqah.  Lain aqiqah, lain aqiqahan. Aqiqahan ialah mengundang tetangga untuk membacakan ayat Al-Quran, zikir, atau maulid Barzanji yang kemudian memotong sedikit rambut bayi oleh sejumlah undangan secara bergantian saat mahallul qiyam. Yang punya hajat lalu meminta kiai setempat mendoakan si anak kelak menjadi orang punya manfaat dan kegunaan bagi masyarakat. Sedangkan aqiqah secara harfiah sebutan bagi rambut di kepala bayi. Bayi orang atau binatang, sama saja. Kata ahli fiqih, aqiqah ialah hewan sembelihan yang dimasak gulai kemudian disedekahkan kepada orang fakir dan miskin. Dimasak gulai dengan harapan akhlak si orok kelak manis dan enak dipandang mata seperti masakan gulai. Hukum aqiqah sunah muakkad. Tetapi menjadi wajib kalau dinazarkan sebelumnya. Untuk bayi laki-laki, sempurna minimal dua ekor kambing. Sedangkan bayi perempuan, dipotongkan seekor kambing. Tetapi pada prinsipnya, see...

Doa Minum Air Zamzam

  Doa Minum Air Zamzam Doa Minum Air Zamzam.  Jamaah haji dianjurkan untuk meminum air zamzam mengingat besarnya keutamaan dan khasiat air zamzam itu sendiri. Jamaah haji dianjurkan untuk berdoa terlebih dahulu sebelum meminum air zamzam. Setidaknya terdapat dua doa yang dapat dibaca ketika hendak meminum air zamzam. Jamaah haji dianjurkan membaca doa minum air zamzam sebagai berikut. Setelah membaca doa ini, jamaah haji membaca basmalah, meminum air zamzam dengan tiga kali teguk, dan bernafas di tengah tegukan. Adapun doa minum air zamzam adalah sebagai berikut : اللَّهُمَّ إنَّهُ قَدْ بَلَغَنِي عَنْ نَبِيِّك أَنَّهُ قَالَ مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ، وَأَنَا أَشْرَبُهُ لِسَعَادَةِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ اللَّهُمَّ، فَافْعَلْ Allāhumma innahū qad balaghanī ‘an nabiyyika annahū qāla, ‘mā’u zamzama li mā syuriba lah,’ wa anā asyrabuhū li sa‘ādatid duniyā wal ākhirah. Allāhumma faf‘al.   Artinya,  “Wahai Tuhanku, sungguh telah sampai padaku hadits dari nabi-Mu, i...

Tanda Haji Mabrur Dari beberapa Hadits

Tanda Haji Mabrur Dari beberapa Hadits Tanda Haji Mabrur Dari beberapa Hadits.  Haji mabur sering diperbincangkan ketika musim haji karena memang disebut di dalam hadits Nabi Muhammad saw. Haji mabur sering disebut dalam khutbah-khutbah Jumat, khutbah di Arafah, dan juga dalam taushiyah pada kegiatan walimatus safar. Berikut ini merupakan sejumlah hadits Nabi Muhammad saw perihal haji mabrur. Haji mabrur merupakan manasik yang tidak mengandung maksiat di dalamnya, bahkan berbagi makanan dan menjaga ucapan. قوله المبرور قيل هو الذي لا يقع فيه معصية وقد جاء من حديث جابر مرفوعا إِنَ بِرَّ الحَجِّ إِطْعَامُ الطَّعَامِ وَطِيْبُ الكَلَامِ وعِنْدَ بَعْضِهِمْ إِطْعَامُ الطَّعَامِ وَإِفْشَاءُ السَّلَامِ Artinya,  “Mabrur adalah ibadah haji yang tidak terdapat maksiat di dalamnya. Sebuah hadits marfu’ dari sahabat Jabir ra, ‘Sungguh, haji mabrur itu memberikan makan kepada orang lain dan melontarkan ucapan yang baik.’ Menurut sebagian, ‘Memberikan makan kepada orang lain dan menebarkan ...